Dampak Berganda Hulu Migas, Mendorong Peningkatan SDM Daerah
BALIKPAPAN- Saat ini Industri
hulu migas diharapkan menjadi pendorong berkembangnya perekonomian dan
pembangunan masyarakat di wilayah operasinya. Sehingga perusahan – perusahaan
migas bukan saja hadir mengeruk sumber daya alam didaerah, namun mampu memberi
efek berganda bagi peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan
perekonomi masyarakat secara luas.
Kalimantan Timur sebagai daerah penghasil
migas, memiliki daerah-daerah yang menghasilkan sumber migas. Sejauh ini bagi
hasil dari migas cukup signifikan. Namun tidak bisa dipungkiri, sumber daya
manusia (SDM) baik pekerja dan perusahaan khususnya dari Kaltim masih minim
yang berkiprah di dunia migas. Inilah peran kita bersama mencari solsusi dan
terobosan bagaimana masyarakat Kaltim jangan menjadi penoton dirumahnya
sendiri.
Menjawab keinginan masyarakat dan pemerintah
daerah, SKK Migas Kalsul telah berupaya memfasilitasi instansi terkait untuk
lebih bisa berperan di industri hulu migas. Salah satunya adalah Kabupaten
Kutai Kartanegara, dimana lokasi kegiatan hulu migas didaerah ini sangat masif.
SKK Migas Kalsul dan Pemkab Kukar telah bersepakat bagaimana memberi peran dan
meningkatkan pengusaha lokal dan SDM masyarakat Kukar.
Dalam berbagai kesempatan Kepala SKK Migas
Azhari Idris, menyampaikan sangat mendukung adanya peningkatan Sumber Daya
Manusia (SDM) masyarakat disekitar operasi hulu migas. Beberapa program
pemberdayaan masuarakat (PPM) yang di gagas oleh Kontraktor Kontrak Kerjasama
(KKKS) merupakan kebutuhan dari masyarakat. Baik bidang Pendidikan, kesehatan,
infrastruktur, dan ekonomi.
Diterangkan Azhari, selain itu ada aefek
berganda dari hadirnya hulu migas. Diantraanya bisnis penyedia barang dan jasa
lokal, BUMD, dan BU Tenaga kerja, Tanggung Jawab Sosial (TJS) Industri Hulu
Migas, Corporate Social Responsibility (CSR), Participating Interest 10%, DBH
Migas, Pajak Daerah dan Retribusi Daerah
(PDRD), Penggunaan fasilitas penunjang operasi oleh masyarakat, Pasokan migas
untuk Bahan Bakar, Pasokan migas untuk
kelistrikan dan Industri turunan
“Dampak berganda dari hulu migas ini sangat
banyak bukan hanya CSR yang seperti yang sering berbagai pihak tuntut. Kita
telah berkontribusi pada pembangunan nasional dan daerah “ujar Azhari.
Ditambahkann Senior Manajer Humas SKK Migas Kalsul Wisnu Wardhana, SKK Migas – KKKS juga telah mendorong pengusaha lokal untuk menjadi bagian kegiatan hulu migas. Pihaknya telah menandatangani pernyataan komitmen dari SKK Migas bersama KADIN Kabupaten Kukar untuk membantu para pengusaha/vendor lokal dalam kegiatan usaha di sektor Hulu Migas di Kabupaten Kukar.
Adanya kerjasama antara SKK Migas Perwakilan
Kalsul dengan KADIN Kukar yang tertuang dalam Surat Pernyataan Komitmen tanggal
19 Maret 2022 di Tenggarong yaitu untuk bekerjasama dalam hal kegiatan peningkatan
kapasitas, kapabilitas dan kualitas sumber daya manusia pengusaha lokal Kabupaten Kutai Kartanegara, agar dapat
bersaing secara profesional serta memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan
dalam pengadaan barang dan jasa pada Kegiatan Usaha Hulu Migas di Indonesia.
“Kami yakini dengan kerjasama tersebut dan
ditindaklanjuti dengan kegiatan worshop ini, akan memberi dampak baik untuk
pengusaha lokal dalam keikutsertaannya terlibat di sektor Hulu Migas” ujar
Wisnu.
Lanjut Wisnu, melalui kerjasama dan komunikasi
yang baik antara SKK Migas - KKKS di wilayah Kukar dengan Pemerintah Kukar
serta perusahaan atau pelaku usaha di wilayah Kabupaten Kukar, maka akan dapat
meningkatkan multiplier effect kegiatan usaha hulu Migas bagi daerah.
Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan
apresiasi apa yang telah dilakukan oleh SKK Migas dan KKKS diwilayah
pemerintahannya. Namun hal itu dirasa masih harus didorong terus agar diadakan
diskusi yang membahas rencana jangka panjang (long term planning) kegiatan
operasi KKKS untuk 5 tahun ke depan dari sisi project dan juga detail kebutuhan
sumber daya manusia atau tenaga kerja yang berpotensi bisa diserap dari
kegiatan – kegiatan tersebut. Bahkan pihak(mid)